Tragisnya Demonstran Iran Nika Shahkarami: Dipulangkan Tak Bernyawa, Keluarganya Diancam
Sabtu, 08 Oktober 2022 - 07:57 WIB
Kantor berita Tasnim melaporkan Nika Shahkarami hilang selama seminggu setelah ikut demo di Teheran pada 20 September. Dia kemudian ditemukan di sebuah jalan di Teheran dalam kondisi sudah meninggal dan dipulangkan ke keluarganya.
Keluarganya belum menerima pemberitahuan resmi tentang bagaimana gadis remaja itu meninggal.
Para aktivis Iran yang berbasis di luar negeri mengeklaim Nika Shahkarami meninggal di dalam tahanan polisi. Klaim itu menyebabkan fotonya beredar secara online dan namanya digunakan sebagai tanda pagar (tagar) dalam posting di media sosial yang terkait dengan gerakan protes di Iran.
Namun, pihak berwenang Iran telah membantah melakukan kesalahan.
Dalam sebuah video yang dikirim pada hari Kamis ke media oposisi yang berbasis di luar negeri, ibu Nika, Nasrin Shahkarami, menuduh pihak berwenang membunuh putrinya dan menggunakan ancaman untuk memaksanya mengakui bahwa kematian putrinya meninggal karena bunuh diri.
"Saya melihat tubuh putri saya sendiri," kata Nasrin Shahkarami dalam sebuah video yang dikirim pada hari Kamis ke Radio Farda, sebuah outlet media yang didanai Amerika Serikat.
"Bagian belakang kepalanya menunjukkan dia telah mengalami pukulan yang sangat parah karena tengkoraknya telah runtuh. Begitulah cara dia dibunuh."
Keluarganya belum menerima pemberitahuan resmi tentang bagaimana gadis remaja itu meninggal.
Para aktivis Iran yang berbasis di luar negeri mengeklaim Nika Shahkarami meninggal di dalam tahanan polisi. Klaim itu menyebabkan fotonya beredar secara online dan namanya digunakan sebagai tanda pagar (tagar) dalam posting di media sosial yang terkait dengan gerakan protes di Iran.
Namun, pihak berwenang Iran telah membantah melakukan kesalahan.
Dalam sebuah video yang dikirim pada hari Kamis ke media oposisi yang berbasis di luar negeri, ibu Nika, Nasrin Shahkarami, menuduh pihak berwenang membunuh putrinya dan menggunakan ancaman untuk memaksanya mengakui bahwa kematian putrinya meninggal karena bunuh diri.
"Saya melihat tubuh putri saya sendiri," kata Nasrin Shahkarami dalam sebuah video yang dikirim pada hari Kamis ke Radio Farda, sebuah outlet media yang didanai Amerika Serikat.
"Bagian belakang kepalanya menunjukkan dia telah mengalami pukulan yang sangat parah karena tengkoraknya telah runtuh. Begitulah cara dia dibunuh."
Lihat Juga :