Sering Bermasalah, Kapal Induk AS Senilai Rp198 Triliun Dioperasikan Perdana
Rabu, 05 Oktober 2022 - 11:16 WIB
“Pengerahan kapal akan menunjukkan daya mematikannya yang tak tertandingi, multi-domain, spektrum penuh di Atlantik,” ungkap Laksamana Daryl Caudle dalam pernyataan sebelum keberangkatan kapal.
Baca juga: Twitter Runtuh Diserbu Bot, Diplomat Ukraina: Persetan dengan Musk!
“Pengerahan itu akan melibatkan 9.000 orang, 20 kapal perang dan 60 jet tempur dari sembilan negara berbeda,” papar pernyataan Angkatan Laut AS, tanpa memberikan rincian berdasarkan negara.
Ditugaskan pada tahun 2017, kapal induk itu panjangnya lebih dari 335 meter, dan berbobot 101.000 ton saat dimuat penuh.
Meski demikian, kapal induk itu masih bisa berlayar dengan kecepatan lebih dari 54 kilometer per jam.
Kapal yang dinamai sesuai presiden AS ke-38 itu membutuhkan ratusan anggota awak lebih sedikit untuk beroperasi daripada kapal induk sebelumnya.
Kapal induk itu dirancang untuk dapat membawa senjata energi futuristik yang masih dalam pengembangan.
Baca juga: Twitter Runtuh Diserbu Bot, Diplomat Ukraina: Persetan dengan Musk!
“Pengerahan itu akan melibatkan 9.000 orang, 20 kapal perang dan 60 jet tempur dari sembilan negara berbeda,” papar pernyataan Angkatan Laut AS, tanpa memberikan rincian berdasarkan negara.
Ditugaskan pada tahun 2017, kapal induk itu panjangnya lebih dari 335 meter, dan berbobot 101.000 ton saat dimuat penuh.
Meski demikian, kapal induk itu masih bisa berlayar dengan kecepatan lebih dari 54 kilometer per jam.
Kapal yang dinamai sesuai presiden AS ke-38 itu membutuhkan ratusan anggota awak lebih sedikit untuk beroperasi daripada kapal induk sebelumnya.
Kapal induk itu dirancang untuk dapat membawa senjata energi futuristik yang masih dalam pengembangan.
Lihat Juga :