Mengapa Rusia Mendukung Kemerdekaan Luhansk dan Donetsk dari Ukraina? Ternyata Ini Alasannya
Jum'at, 30 September 2022 - 14:05 WIB
Dikatakan pemberontakan tersebut terjadi akibat diskriminasi yang dialami etnis Rusia di Ukraina. Presiden Rusia Vladimir Putin juga menunjukkan berbagai bukti bahwa Ukraina telah melakukan genosida di wilayah tersebut.
Untuk menyelesaikannya maka dibentuklah perjanjian Minsk tahun 2015. Namun hal tersebut tak berjalan lancar.
Dilansir dari BBC, sebulan setelah invasi, Rusia mengurangi ambisinya untuk merebut ibu kota Kiev dan mengalihkan fokusnya ke Donbass. Pada akhir Maret, dia mengklaim telah menguasai 93% Luhansk dan 54% Donetsk.
Baca juga: Rusia Ungkap NATO Tes Peralatan Bawah Air di Dekat Pipa Gas Nord Stream
Menurut Sam Cranny-Evans dari Royal United Services Institute. Jika Rusia berhasil menduduki Donetsk dan Luhansk maka hal tersebut akan menjatuhkan mental pasukan Ukraina.
Sebagian besar penduduk di dua wilayah ini juga fasih berbahasa Rusia. Kemungkinan besar, inilah alasan Vladimir Putin mendukung kemerdekaan Donetsk dan Luhansk.
Untuk menyelesaikannya maka dibentuklah perjanjian Minsk tahun 2015. Namun hal tersebut tak berjalan lancar.
Dilansir dari BBC, sebulan setelah invasi, Rusia mengurangi ambisinya untuk merebut ibu kota Kiev dan mengalihkan fokusnya ke Donbass. Pada akhir Maret, dia mengklaim telah menguasai 93% Luhansk dan 54% Donetsk.
Baca juga: Rusia Ungkap NATO Tes Peralatan Bawah Air di Dekat Pipa Gas Nord Stream
Menurut Sam Cranny-Evans dari Royal United Services Institute. Jika Rusia berhasil menduduki Donetsk dan Luhansk maka hal tersebut akan menjatuhkan mental pasukan Ukraina.
Sebagian besar penduduk di dua wilayah ini juga fasih berbahasa Rusia. Kemungkinan besar, inilah alasan Vladimir Putin mendukung kemerdekaan Donetsk dan Luhansk.
Lihat Juga :