Pemimpin Pemberontak Afghanistan Serukan Perlawanan Baru terhadap Taliban

Sabtu, 17 September 2022 - 05:00 WIB
Massoud yang lebih tua, yang dikenal sebagai Singa Panjshir, dibunuh pada tahun 2001 oleh Al-Qaeda, dua hari sebelum serangan 11 September di Amerika Serikat.

Putranya sejak itu mengambil jubah melawan pasukan Taliban. Dia berulang kali mencela rezim Taliban sebagai "tidak sah."

Pasukan NRF mengumumkan serangan terhadap Taliban pada Mei, dan pertempuran berkobar lagi bulan ini.

“Tujuan kami tidak pernah untuk memperkuat perang tetapi untuk mengakhiri perang,” tegas Massoud, menyerukan dukungan internasional pada saat perhatian global terfokus pada Ukraina.

Pada Selasa Taliban mengatakan pasukan mereka telah membunuh sekitar 40 pejuang NRF.

Sehari kemudian, kelompok Taliban mengatakan mereka "mencari" video yang beredar di media sosial yang menurut NRF menunjukkan beberapa pejuangnya dieksekusi.

"Ini tidak dapat diterima, dan ini bertentangan dengan semua hukum internasional," tegas Massoud.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!