Paus Fransiskus Komentari Moralitas Mempersenjatai Ukraina
Sabtu, 17 September 2022 - 01:00 WIB
“Tetapi pengiriman senjata bisa menjadi tidak bermoral jika dilakukan dengan tujuan untuk membuat lebih banyak perang atau untuk mendapatkan keuntungan darinya,” ujar dia, seperti dikutip Catholic News Service.
“Alasan pembelaan diri adalah tidak hanya sah, tetapi juga sebagai ungkapan cinta terhadap tanah air,” papar Paus.
Paus Fransiskus merenungkan konsep Katolik tentang "perang yang adil" dan bagaimana garis itu sering kali kabur, terutama karena saat ini permusuhan sedang berlangsung di banyak tempat.
Baca juga: Dilanda Krisis, Israel Khawatir Presiden Mesir Sisi Terguling
Menurut dia, Rusia bertugas sebagai penjaga perdamaian dalam konflik antara Armenia dan Azerbaijan, tetapi pada saat yang sama terlibat dalam aksi militer melawan Ukraina.
Seperti banyak tokoh masyarakat lainnya, Paus mengutuk Rusia karena mengirim pasukan ke Ukraina pada akhir Februari, tetapi beberapa posisinya dalam konflik itu membuat marah Kiev.
“Alasan pembelaan diri adalah tidak hanya sah, tetapi juga sebagai ungkapan cinta terhadap tanah air,” papar Paus.
Paus Fransiskus merenungkan konsep Katolik tentang "perang yang adil" dan bagaimana garis itu sering kali kabur, terutama karena saat ini permusuhan sedang berlangsung di banyak tempat.
Baca juga: Dilanda Krisis, Israel Khawatir Presiden Mesir Sisi Terguling
Menurut dia, Rusia bertugas sebagai penjaga perdamaian dalam konflik antara Armenia dan Azerbaijan, tetapi pada saat yang sama terlibat dalam aksi militer melawan Ukraina.
Seperti banyak tokoh masyarakat lainnya, Paus mengutuk Rusia karena mengirim pasukan ke Ukraina pada akhir Februari, tetapi beberapa posisinya dalam konflik itu membuat marah Kiev.
Lihat Juga :