Pakar Militer Rusia Desak Putin Rampungkan Rencana Serangan Nuklir ke NATO

Jum'at, 16 September 2022 - 09:47 WIB
“Ya, ternyata waktunya telah tiba bagi kita mungkin, saya sudah mengatakan ini, untuk mengadakan latihan untuk mempraktikkan skenario di mana senjata nuklir taktis Rusia digunakan. Hanya saja ketika kita menghadapi pemerasan nuklir NATO, kita seharusnya tidak berlarian memikirkan bagaimana merespons," lanjut dia.

"Saya mengusulkan agar landasan perencanaan nuklir didirikan di bawah Dewan Keamanan [Rusia] untuk...menentukan tujuan dan sasaran kami, termasuk kemungkinan kami harus bereaksi dengan cara ini...fasilitas infrastruktur penting NATO yang mana, yang unit dan markas besar mungkin menjadi target serangan karena kami akan segera dikeluarkan dengan ultimatum nuklir langsung oleh aliansi NATO," imbuh Korotchenko, yang dilansir Newsweek, Jumat (16/9/2022).

Pernyataan Korotchenko muncul ketika angkatan bersenjata Ukraina terus menekan dan berusaha untuk merebut kembali kendali wilayahnya yang dikuasai Rusia.

Sementara itu, dalam pembaruan pertahanan pada hari Kamis, Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan, "Pasukan Ukraina terus mengonsolidasikan kendali mereka atas daerah-daerah yang baru dibebaskan di Oblast Kharkiv. Pasukan Rusia sebagian besar telah ditarik dari daerah sebelah barat Sungai Oskil."

Pembaruan itu juga mengatakan bahwa pasukan Rusia telah "bervariasi" dalam penarikan mundur mereka dari daerah yang berbeda. "Karena beberapa telah dalam keadaan yang relatif baik, sementara yang lain melarikan diri dengan panik," kata kementerian tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!