Iran Minta IAEA Tidak Menyerah pada Tekanan Israel

Senin, 12 September 2022 - 23:10 WIB
Awal bulan ini, Iran mengirim tanggapan terbarunya terhadap teks yang diusulkan UE. Tetapi Inggris, Prancis dan Jerman mengatakan pada hari Sabtu bahwa mereka memiliki "keraguan serius" tentang niat Iran setelah mencoba menghubungkan kebangkitan kesepakatan dengan penutupan penyelidikan IAEA.

Kanaani menyebut pernyataan Eropa "tidak konstruktif". “Baik AS maupun Eropa harus membuktikan bahwa mereka tidak memprioritaskan kepentingan rezim Zionis (Israel) ketika mengambil keputusan politik,” katanya.

Presiden AS saat itu Donald Trump mengingkari kesepakatan nuklir pada 2018, dengan mengatakan kesepakatan itu terlalu lunak terhadap Iran, dan menerapkan kembali sanksi terhadap Republik Islam. Kondisi ini mendorong Teheran untuk mulai melanggar pembatasan nuklir kesepakatan itu setahun kemudian.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!