Kepolisian Hong Kong Tangkap Lebih dari 300 Demonstran
Kamis, 02 Juli 2020 - 02:01 WIB
Polisi menangkap sejumlah demonstran di Hong Kong. Foto/REUTERS
HONG KONG - Kepolisian Hong Kong menembakkan meriam air dan gas air mata serta menahan lebih dari 300 orang saat unjuk rasa menentang legislasi keamanan yang diterapkan China untuk membungkam pengkritik.
China merilis undang-undang (UU) keamanan baru setelah beberapa pekan ketidakpastian. Ribuan demonstran berkumpul untuk pawai tahunan memperingati penyerahan Hong Kong dari Inggris ke China pada 1997.
Kepolisian menggunakan semprotan merica dan menembakkan peluru karet saat menahan sejumlah orang dalam unjuk rasa itu. Demonstran meneriakkan “perlawanan hingg akhir” dan “kemerdekaan Hong Kong.”
“Saya takut dipenjara tapi untuk keadilan saya harus keluar hari ini, saya harus berdiri,” kata seorang pria bernama Seth dalam unjuk rasa itu.
China merilis undang-undang (UU) keamanan baru setelah beberapa pekan ketidakpastian. Ribuan demonstran berkumpul untuk pawai tahunan memperingati penyerahan Hong Kong dari Inggris ke China pada 1997.
Kepolisian menggunakan semprotan merica dan menembakkan peluru karet saat menahan sejumlah orang dalam unjuk rasa itu. Demonstran meneriakkan “perlawanan hingg akhir” dan “kemerdekaan Hong Kong.”
“Saya takut dipenjara tapi untuk keadilan saya harus keluar hari ini, saya harus berdiri,” kata seorang pria bernama Seth dalam unjuk rasa itu.
Lihat Juga :