Perbedaan Yahudi Ortodoks dan Sabbatianisme di Israel
Senin, 05 September 2022 - 18:19 WIB
Mereka berpegang teguh kepada ajaran-ajaran tradisional seperti ibadah harian, hukum diet (kashruth), doa dan upacara tradisional, studi Taurat secara intensif, hingga pemisahan pria dan wanita di Sinagoga.
Singkatnya, Yahudi Ortodoks ini tampak kaku dan tidak mau menerima perubahan atau modernisasi terhadap ajarannya. Lantas, apa bedanya dengan aliran Sabbatianisme?
Dikutip dari laman Yivoencyclopedia, Sabbatianisme merupakan aliran Yahudi yang didirikan Shabetai Tsevi (1626-1667).
Baca juga: Kremlin: Barat dan Rusia pada Akhirnya akan Teken Kesepakatan
Pendirinya, Shabetai Shevi merupakan kelahiran Smryna yang mengaku mendapat serangkaian wahyu dan menjadi yakin bahwa dia ditakdirkan menjadi penyelamat orang Yahudi.
Singkatnya, Yahudi Ortodoks ini tampak kaku dan tidak mau menerima perubahan atau modernisasi terhadap ajarannya. Lantas, apa bedanya dengan aliran Sabbatianisme?
Dikutip dari laman Yivoencyclopedia, Sabbatianisme merupakan aliran Yahudi yang didirikan Shabetai Tsevi (1626-1667).
Baca juga: Kremlin: Barat dan Rusia pada Akhirnya akan Teken Kesepakatan
Pendirinya, Shabetai Shevi merupakan kelahiran Smryna yang mengaku mendapat serangkaian wahyu dan menjadi yakin bahwa dia ditakdirkan menjadi penyelamat orang Yahudi.
Lihat Juga :