Gara-gara Laporan Palsu, Tentara Rusia Terkena Ranjau Sendiri

Selasa, 30 Agustus 2022 - 15:11 WIB
"Hasilnya adalah satu penghuni satu kaki berkurang dan satu rumah sakit di Donetsk. Satu penghuni bernyanyi dengan Kobzon," tulis postingan Telegram.

"Detail yang paling menarik adalah bahwa penjajah meledakkan ranjau mereka sendiri, yang diabaikan oleh orang-orang di daerah itu dan oleh mata-mata. Mereka diabaikan, tapi kami mengambil keuntungan," sambung postingan itu seperti dikutip dari Newsweek, Selasa (30/8/2022).

Insiden itu terjadi setelah lebih dari enam bulan pertempuran saat Ukraina terus mempertahankan diri terhadap invasi yang diluncurkan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin pada 24 Februari.

Putin mengklaim invasi itu untuk "membebaskan" wilayah Donbas yang separatis dari kendali Ukraina. Invasi tersebut telah mendapat kecaman di seluruh dunia atas skeptisisme atas pembenaran, kekhawatiran tentang kedaulatan Ukraina, dan laporan pelanggaran hak asasi manusia dari tentara Rusia.

Baca juga: Menlu Uni Eropa Bahas Kemungkinan Larangan Masuk bagi Turis Rusia

Meskipun Moskow memiliki salah satu tentara terbesar di dunia, sebagian besar gagal mencapai tujuan utamanya di Ukraina, yang telah memberikan pertahanan yang berkobar-kobar. Ukraina terus melawan militer Putin, termasuk di tempat-tempat yang berhasil direbut Rusia sebelumnya dalam perang seperti Kherson dan Mariupol, di mana Ukraina melancarkan serangan balasan pada Senin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!