Jangan Sampai Salah, Ini Perbedaan Israel dan Bani Israil
Selasa, 30 Agustus 2022 - 01:02 WIB
Lantas, siapa yang disebut Bani Israil itu?
Bani israil merupakan nama panggilan bagi kaum keturunan Israil atau Israel. Istilah Israil ini dinisbahkan kepada Nabi Ya’kub bin Ishak AS. Dari bangsa israil ini terdapat dua belas keturunan yakub. Kedua belas keturunan yakub diantaranya ialah Ruben, Simeon, Lewi, Yehuda, Dan, Naftali, Gad, Asyer, Isakhar,Zebulon, Yusuf, dan Benyamin.
Yakub menerima nama baru yakni Israel, dengan demikian semua keturunannya menjadi bangsa Israel.
Dalam Al Quran, sejarah Bani Israil juga diceritakan. Kaum ini disebut sebagai kaum yang diunggulkan dari umat yang lain. Israil merupakan istilah yang berasal dari Bahasa Ibrani yang memiliki arti kekasih Allah.
Bani israil sempat ditindas bangsa Filistin. Oleh karena itu Bani Israil meminta hakim dan nabi mereka saat itu, yaitu Samuel, untuk mengangkat seorang raja agar Bani Israil dapat bersatu melawan penindasan. Oleh karenanya, diangkatlah Thalut dari Suku Benyamin menjadi raja.
Baca: Pertama Kali, Pemukim Israel Serbu Masjid Al-Aqsa Lewat Gerbang Singa
Seiring berjalannya waktu, Thalut digantikan oleh Dawud, dan Dawud kemudian digantikan oleh Sulaiman atau Salomo.
Namun setelah kematian Salomo, kerajaan Israel terpecah menjadi dua, Kerajaan Israel Utara (yang disebut kerajaan Samaria), dan Kerajaan Israel Selatan (yang disebut Kerjaan Yehuda). Kerajaan Israel beribu kota Samaria dan kerajaan Yehuda (Yudea) beribu kota di Yerusalem. Lalu kata “Yahudi” dipakai untuk menyebut keturunan dari kerajaan Yehuda, yang akhirnya membentuk negara Israel modern.
Bani israil merupakan nama panggilan bagi kaum keturunan Israil atau Israel. Istilah Israil ini dinisbahkan kepada Nabi Ya’kub bin Ishak AS. Dari bangsa israil ini terdapat dua belas keturunan yakub. Kedua belas keturunan yakub diantaranya ialah Ruben, Simeon, Lewi, Yehuda, Dan, Naftali, Gad, Asyer, Isakhar,Zebulon, Yusuf, dan Benyamin.
Yakub menerima nama baru yakni Israel, dengan demikian semua keturunannya menjadi bangsa Israel.
Dalam Al Quran, sejarah Bani Israil juga diceritakan. Kaum ini disebut sebagai kaum yang diunggulkan dari umat yang lain. Israil merupakan istilah yang berasal dari Bahasa Ibrani yang memiliki arti kekasih Allah.
Bani israil sempat ditindas bangsa Filistin. Oleh karena itu Bani Israil meminta hakim dan nabi mereka saat itu, yaitu Samuel, untuk mengangkat seorang raja agar Bani Israil dapat bersatu melawan penindasan. Oleh karenanya, diangkatlah Thalut dari Suku Benyamin menjadi raja.
Baca: Pertama Kali, Pemukim Israel Serbu Masjid Al-Aqsa Lewat Gerbang Singa
Seiring berjalannya waktu, Thalut digantikan oleh Dawud, dan Dawud kemudian digantikan oleh Sulaiman atau Salomo.
Namun setelah kematian Salomo, kerajaan Israel terpecah menjadi dua, Kerajaan Israel Utara (yang disebut kerajaan Samaria), dan Kerajaan Israel Selatan (yang disebut Kerjaan Yehuda). Kerajaan Israel beribu kota Samaria dan kerajaan Yehuda (Yudea) beribu kota di Yerusalem. Lalu kata “Yahudi” dipakai untuk menyebut keturunan dari kerajaan Yehuda, yang akhirnya membentuk negara Israel modern.
Lihat Juga :