Kepala Mossad: Kesepakatan Nuklir Iran Bencana Buruk bagi Israel

Sabtu, 27 Agustus 2022 - 04:08 WIB
Israel selama ini khawatir program nuklir Iran bertujuan untuk membuat bom atom, meski Teheran telah berkali-kali membantahnya.

Barnea menjelaskan bahwa kesepakatan nuklir Iran yang saat ini berlaku memberi Teheran lisensi untuk mengumpulkan bahan nuklir yang diperlukan untuk sebuah bom, sementara juga memberikan keuntungan finansial kepada Teheran yang dapat membantu negara itu memajukan teror melalui proksinya.

Beberapa pemimpin Israel yang dulu dan sekarang telah mencerca kembalinya kesepakatan nuklir Iran. Perdana menteri saat ini, Yair Lapid, pada pekan ini mendesak Presiden AS Joe Biden dan kekuatan Barat lainnya untuk membatalkan pembicaraan dengan Iran guna menghasilkan kesepakatan nuklir yang baru.

Lapid menyebut perjanjian baru yang akan muncul sebagai "kesepakatan buruk" dan menganggap Biden telah gagal untuk menghormati garis merah yang telah dia janjikan sebelumnya.

"Negara-negara Barat menarik garis merah, Iran mengabaikannya, dan garis merah bergerak," kata Lapid kepada wartawan pada konferensi pers di Yerusalem.

"Kesepakatan [nuklir] yang muncul, tidak memenuhi standar yang ditetapkan oleh Presiden Biden sendiri: mencegah Iran menjadi negara nuklir," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!