AS Borong Hampir Seluruh Pasokan Global Obat Covid-19 Remdesivir

Rabu, 01 Juli 2020 - 09:06 WIB
"Kesepakatan yang telah dibuat oleh Amerika ini berarti orang dengan Covid-19 di Inggris tidak dapat memperoleh akses ke perawatan yang akan membuat mereka keluar dari rumah sakit dengan cepat dan dapat meningkatkan peluang mereka untuk bertahan hidup," ujarnya.

“Sejauh ini, kami tahu bahwa selama tiga bulan ke depan tidak akan ada pasokan Remdesivir - Amerika akan mengambil obat-obatan dan kami tidak akan memiliki akses ke mereka. Itulah yang terjadi di Inggris dan Eropa,” cetusnya seperti dikutip dari Sky News, Rabu (1/7/2020).

Ia menambahkan bahwa negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah dapat memproduksi obat ini versi generik, tetapi tidak dapat menjualnya ke Eropa karena Gilead telah mengantongi hak paten.

Uji coba terhadap obat yang dikembangkan untuk mengobati Ebola pada pasien virus Corona menunjukkan Remdesivir mengurangi lamanya waktu mereka mengalami gejala dari 15 hingga 11 hari dengan menghentikan reproduksi virus. (Baca: Dinilai Ampuh Obati COVID-19, AS Hendak Produksi Massal Remdesivir )

Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock menggambarkan penggunaan Remdesivir pada pasien Covid-19 sebagai langkah maju terbesar dalam pengobatan virus Corona sejak krisis dimulai.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!