Serbia Peringatkan NATO soal Perlindungan Minoritas di Kosovo
Senin, 22 Agustus 2022 - 19:42 WIB
Setelah intervensi UE, Kosovo setuju menunda pelaksanaan kebijakan tersebut hingga 1 September.
“Kami tidak punya tempat untuk pergi, kami terpojok,” ujar Vucic.
Dia menambahkan, “Kami akan menyelamatkan orang-orang kami dari penganiayaan dan pogrom, jika NATO tidak mau melakukannya.”
Baca juga: Ukraina akan Diblokir Gabung NATO selama 30 Tahun, Ini Alasannya
Meskipun Serbia dan Kosovo dijadwalkan melanjutkan pembicaraan, Vucic tidak optimis untuk meredakan krisis.
Vucic beralasan otoritas Kosovo di Prishtina telah menolak semua “solusi kompromi.”
“Kami akan mencari kompromi dalam 10 hari ke depan, tetapi saya khawatir Rubicon telah dilintasi sejak lama,” dia menekankan, menuduh pihak berwenang Kosovo berusaha “akhirnya mengeluarkan orang-orang Serbia” dari provinsi yang memisahkan diri itu. Pernyataan itu telah berulang kali dibantah Prishtina.
“Kami tidak punya tempat untuk pergi, kami terpojok,” ujar Vucic.
Dia menambahkan, “Kami akan menyelamatkan orang-orang kami dari penganiayaan dan pogrom, jika NATO tidak mau melakukannya.”
Baca juga: Ukraina akan Diblokir Gabung NATO selama 30 Tahun, Ini Alasannya
Meskipun Serbia dan Kosovo dijadwalkan melanjutkan pembicaraan, Vucic tidak optimis untuk meredakan krisis.
Vucic beralasan otoritas Kosovo di Prishtina telah menolak semua “solusi kompromi.”
“Kami akan mencari kompromi dalam 10 hari ke depan, tetapi saya khawatir Rubicon telah dilintasi sejak lama,” dia menekankan, menuduh pihak berwenang Kosovo berusaha “akhirnya mengeluarkan orang-orang Serbia” dari provinsi yang memisahkan diri itu. Pernyataan itu telah berulang kali dibantah Prishtina.
Lihat Juga :