Eks Anggota Kongres: Biden Ingin Perubahan Rezim di Rusia
Minggu, 14 Agustus 2022 - 13:04 WIB
AS dan Uni Eropa (UE) telah memberlakukan beberapa putaran sanksi ekonomi terhadap Rusia setelah peluncuran operasi militer Moskow di Ukraina pada Februari. AS juga telah mengakhiri impor minyak dan gas Rusia, sementara UE telah memulai penarikan bertahap dari ekspor energi Rusia.
Namun, dengan beberapa negara Eropa menolak untuk membayar gas Rusia dalam rubel β seperti yang diminta Moskow β dan dengan sanksi blok yang menghambat pemeliharaan jaringan pipa gas, UE, yang bergantung pada Rusia untuk sekitar 40% dari gasnya, menghadapi lonjakan biaya energi dan inflasi.
Sementara itu, Rusia diperkirakan akan menggandakan keuntungan gasnya tahun ini.
Dengan AS secara bersamaan memompa puluhan miliar dolar senjata ke Ukraina, Gabbard berpendapat bahwa konflik di sana tidak pernah tentang moralitas.
"Ini bukan tentang rakyat Ukraina atau 'melindungi demokrasi'," katanya.
Baca juga: Biden Tak Terima Rusia Hukum Atlet AS 9 Tahun Penjara karena Narkoba
βIni tentang perubahan rezim di Rusia dan memanfaatkan perang ini untuk memperkuat NATO dan memberi makan kompleks industri militer,β sambungnya.
Namun, dengan beberapa negara Eropa menolak untuk membayar gas Rusia dalam rubel β seperti yang diminta Moskow β dan dengan sanksi blok yang menghambat pemeliharaan jaringan pipa gas, UE, yang bergantung pada Rusia untuk sekitar 40% dari gasnya, menghadapi lonjakan biaya energi dan inflasi.
Sementara itu, Rusia diperkirakan akan menggandakan keuntungan gasnya tahun ini.
Dengan AS secara bersamaan memompa puluhan miliar dolar senjata ke Ukraina, Gabbard berpendapat bahwa konflik di sana tidak pernah tentang moralitas.
"Ini bukan tentang rakyat Ukraina atau 'melindungi demokrasi'," katanya.
Baca juga: Biden Tak Terima Rusia Hukum Atlet AS 9 Tahun Penjara karena Narkoba
βIni tentang perubahan rezim di Rusia dan memanfaatkan perang ini untuk memperkuat NATO dan memberi makan kompleks industri militer,β sambungnya.
Lihat Juga :