Berkhianat, Kepala Lab Rudal Hipersonik Rusia Ditangkap

Jum'at, 05 Agustus 2022 - 22:39 WIB
Dalam beberapa tahun terakhir dia mengoordinasikan penelitian untuk mendukung pengembangan sistem rudal hipersonik.

TASS, mengutip salah satu rekan Shiplyuk, melaporkan ahli rudal hipersonik itu dicari aparat penegak hukum di institut tersebut.

Bulan lalu Dmitry Kolker, fisikawan lain yang berbasis di Novosibirsk, meninggal karena kanker pankreas tak lama setelah ditangkap karena dicurigai melakukan pengkhianatan.

Rusia sedang bersaing dengan Amerika Serikat (AS) dan China dalam pengembangan senjata hipersonik. Moskow menjadi pihak pertama yang menggunakan rudal hipersonik dalam perang nyata setelah menggunakannya dalam menginvasi Ukraina.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!