Tayangan YouTube Erdogan Diserbu Komentar Negatif dan Dislike

Senin, 29 Juni 2020 - 10:27 WIB
Tayangan bincang-bincang Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di YouTube diserbu komentar negatif para netizen Turki. Foto/Ahval News
ANKARA - Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan menggelar bincang-bincang menjelang ujian masuk perguruan tinggi pada Jumat pekan lalu dan disiarkan langsung di channel YouTube-nya. Namun, acara untuk menjembatani hubungan baik pemerintah dengan para calon mahasiswa itu diserbu komentar negatif para pengguna internet (netizen) karena operatornya lupa mematikan fitur obrolan langsung.

Selain mengungkapkan kata-kata kasar, para netizen juga menyatakan ketidakpuasan dan bahkan menyebut tidak akan memilih partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) pimpinan Erdogan di kolom obrolan langsung. “Anda lupa mematikan fitur obrolan langsung. Saya menyarankan kalian untuk melakukannya,” bunyi salah satu komentar yang memperingatkan saat live streaming dimulai.



Dalam video yang di-posting di channel YouTube Erdoğan menunjukkan siaran itu diserbu 133.000 lebih dislike dari netizen dan 13.000 like. Menurut laporan Ahval News, video tersebut telah ditonton lebih dari 43.784 kali.

Sebelum muncul serbuan komentar negatif, sebagian besar komentar yang masuk menyatakan dukungan untuk Erdogan dan AKP. Mereka juga menuntut agar ujian universitas ditunda. Hal ini seiring dengan masih adanya pandemi Covid-19 di Turki.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!