Pakar: AS Belum Lewati Gelombang Pertama Pandemi Covid-19
Senin, 29 Juni 2020 - 03:23 WIB
Musim flu terkadang menandakan gelombang infeksi kedua. Tetapi dalam kasus-kasus itu, gelombang kedua adalah lonjakan baru yang berbeda dalam kasus-kasus dari strain flu yang berbeda dari strain yang menyebabkan penyakit sebelumnya. Itu tidak terjadi dalam pandemi Covid-19.
(Baca: Trump Bilang Tinggal di 4 Kota AS Ini seperti Hidup di Neraka )
Beberapa khawatir gelombang besar kedua Covid-19 mungkin terjadi pada musim gugur atau musim dingin ini, setelah sekolah dibuka kembali, cuaca berubah menjadi lebih dingin dan lebih sedikit lembab, dan orang-orang semakin banyak berkerumun di dalam ruangan.
Itu akan mengikuti pola musiman yang terlihat dengan flu dan virus pernapasan lainnya. Dan gelombang lainnya seperti itu bisa sangat buruk, mengingat belum adanya vaksin. Tetapi Covid-19 sejauh ini telah menyebar lebih banyak secara episodik dan sporadis daripada flu, dan mungkin tidak mengikuti pedoman yang sama.
"Sangat sulit untuk membuat prediksi. Kami tidak tahu sejauh mana virus ini musiman, jika sama sekali," ucap Rivers.
(Baca: Trump Bilang Tinggal di 4 Kota AS Ini seperti Hidup di Neraka )
Beberapa khawatir gelombang besar kedua Covid-19 mungkin terjadi pada musim gugur atau musim dingin ini, setelah sekolah dibuka kembali, cuaca berubah menjadi lebih dingin dan lebih sedikit lembab, dan orang-orang semakin banyak berkerumun di dalam ruangan.
Itu akan mengikuti pola musiman yang terlihat dengan flu dan virus pernapasan lainnya. Dan gelombang lainnya seperti itu bisa sangat buruk, mengingat belum adanya vaksin. Tetapi Covid-19 sejauh ini telah menyebar lebih banyak secara episodik dan sporadis daripada flu, dan mungkin tidak mengikuti pedoman yang sama.
"Sangat sulit untuk membuat prediksi. Kami tidak tahu sejauh mana virus ini musiman, jika sama sekali," ucap Rivers.
(esn)
Lihat Juga :