Nasib Presiden Baru Sri Lanka, Dituntut Pulang tapi Rumahnya Dibakar Massa

Senin, 01 Agustus 2022 - 09:31 WIB
"Negosiasi terhenti karena ketidakstabilan di negara kepulauan itu selama beberapa minggu terakhir ketika para agitator menyerbu negara itu di tengah kekurangan bahan bakar dan makanan yang ekstrem," katanya.

Presiden kembali menegaskan bahwa negara-negara lain tidak bersedia menawarkan bantuan keuangan kepada Sri Lanka sampai tercapai kesepakatan dengan IMF.

Sri Lanka perlu menemukan cara untuk membayar kembali pinjamannya karena IMF tidak akan sepenuhnya menyelesaikan masalah yang dihadapi negara tersebut.

Pada 9 Juli lalu, pengunjuk rasa Sri Lanka masuk ke kediaman pribadi Ranil Wickremesinghe—saat itu menjabat sebagai perdana menteri—dan membakarnya. Massa marah dengan krisis ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!