Rusia Bantah Laporan Moskow Imingi Militan Hadiah untuk Bunuh Tentara AS

Minggu, 28 Juni 2020 - 12:04 WIB
( Baca juga: CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Warga Berolahraga di Jalan Layang Non Tol Antasari )

Dia kemudian mengatakan, telah menjadi fakta yang umum diketahui bahwa komunitas intelijen AS telah membangun seluruh jaringan sumber-sumber pendapatan alternatif saat bertugas di Afghanistan, termasuk perdagangan narkoba atau memeras para militan yang melintas.

"Mungkin mata-mata AS tidak senang dengan fakta bahwa diplomat kami (Rusia) dan (AS) mereka bersama-sama mempromosikan pembicaraan damai antara Kabul dan Taliban? Perasaan mereka dapat dimengerti, mereka hanya tidak ingin kehilangan sumber pendapatan ilegal yang disebutkan di atas," tukasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!