Perluas Perang, Rusia Bombardir Kota Terbesar Kedua Ukraina

Kamis, 21 Juli 2022 - 19:25 WIB
Ketika menginvasi Ukraina pada 24 Februari, Rusia dengan cepat merebut wilayah tetapi menarik diri dari wilayah Ibu Kota dan wilayah utara setelah sekitar enam minggu untuk berkonsentrasi merebut Donetsk dan Luhansk, yang sebagian dikuasai separatis pro-Moskow sejak 2014.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov sebelumnya dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi RT dan RIA Novosti mengatakan Rusia berencana untuk mempertahankan kendali atas lebih banyak wilayah, termasuk wilayah Kherson dan Zaporizhzhia di selatan.

Baca juga: Ajudan Zelensky: Ukraina Harus Menang Perang Pada Musim Dingin

"Strategi Moskow saat ini juga membayangkan membuat keuntungan di tempat lain," kata Lavrov.

Komentarnya menunjukkan perang bisa berkobar daripada mereda di minggu-minggu mendatang.

Dengan negara-negara Barat menyediakan Ukraina dengan senjata jarak jauh, Lavrov mengatakan: "Tugas geografis Rusia akan didorong lebih jauh dari garis saat ini karena kita tidak dapat membiarkan bagian dari Ukraina di bawah kendali (Presiden Ukraina Volodymyr) Zelensky atau siapa pun yang datang untuk menggantikannya, memiliki senjata yang akan menimbulkan ancaman langsung ke wilayah kita dan wilayah republik-republik yang telah mendeklarasikan kemerdekaannya.”
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!