Terungkap, Jet Tempur Siluman F-35 AS Tak Bisa Terbang saat Badai Petir

Sabtu, 27 Juni 2020 - 08:09 WIB
Lockheed untuk sementara menghentikan pengiriman jet tempur F-35 dari 2 hingga 23 Juni karena perusahaan memvalidasi apakah pesawat-pesawat itu benar-benar menginstal sistem OBIGGS atau belum. "Namun, tampaknya anomali ini terjadi di lapangan setelah pengiriman pesawat," lanjut penyataan Lockheed Martin seperti dikutip Defense News, Jumat (26/6/2020).

Juru bicara Lockheed Martin Brett Ashworth mengatakan sejak penghentian sementara itu perusahaan sudah mengirim lagi dua unit F-35.

Karena tidak dapat dipastikan bahwa sistem OBIGGS akan berfungsi dengan baik jika jet itu terkena petir, Kantor Program Gabungan (JPO) F-35 telah memilih untuk melembagakan pembatasan penerbangan. (Baca: Jet Tempur Siluman F-35 AS Diuji Jatuhkan Bom Nuklir B61-12 Inert )

"Sebagai tindakan pencegahan keselamatan, JPO merekomendasikan kepada komandan unit bahwa mereka menerapkan pembatasan penerbangan petir untuk F-35A, yang membatasi penerbangan dalam jarak 25 mil dari petir atau badai," imbuh Lockheed Martin.

“Kami bekerja sama dengan JPO F-35 pada investigasi akar penyebab tindakan korektif untuk menentukan langkah selanjutnya.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!