Iklan Kencan dengan Wanita Ukraina Kesepian Bermunculan, Ini Sikap Inggris

Kamis, 14 Juli 2022 - 15:55 WIB
Regulator mengatakan pihaknya mempertimbangkan beberapa faktor. Pertama, ASA mengklaim, “Ada kepekaan yang meningkat tentang referensi ke negara, dan kerentanan wanita Ukraina telah menjadi area perhatian publik.”

Pengawas juga memperhitungkan kontroversi seputar skema “Rumah untuk Ukraina” pemerintah Inggris.

Program, yang mendorong anggota masyarakat untuk berbagi rumah mereka dengan pengungsi Ukraina, telah menimbulkan kekhawatiran tentang keselamatan perempuan Ukraina lajang.

Pada April, Badan Pengungsi PBB (UNHCR) meminta pihak berwenang Inggris mengembangkan "proses pencocokan yang lebih tepat" untuk memastikan bahwa wanita dan wanita dengan anak-anak tidak cocok dengan tuan rumah pria lajang.

ASA juga mengungkapkan The National dan Newsquest Media Group, yang diperdagangkan sebagai Dorset Echo, sebenarnya membela iklan tersebut, dengan mengatakan bahwa iklan tersebut “tampak konvensional”, tidak merujuk pada konflik di Ukraina, tidak partisan, dan “tidak menyinggung wanita Ukraina atau orang-orang Ukraina pada umumnya.”

Namun, media holding menanggapi keluhan dan menghapus iklan itu. Mereka mengakui iklan itu mungkin tidak konsisten dengan kebijakan penolakan iklan untuk prostitusi dan perdagangan manusia.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!