Boris Johnson Lengser, Kremlin Sebut 'Karma' Dukung Ukraina

Kamis, 07 Juli 2022 - 20:24 WIB
Perdana Inggris Boris Johnson mengumumkan pengunduran dirinya di Downing Street No.10, London, Kamis (7/7/2022). Foto/REUTERS/Henry Nicholls
MOSKOW - Kremlin angkat bicara terkait berita pengunduran diri Perdana Menteri Inggris Boris Johnson . Sejumlah pejabat Rusia memberikan kesan bahwa kejatuhannya adalah hadiah baginya karena mendukung Ukraina .

“Dia (Johnson) tidak menyukai kami, kami juga tidak menyukainya,” kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, kepada wartawan, seperti dikutip dari New York Post, Kamis (7/7/2022).

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, mencatat kejatuhan Johnson terjadi setelah dia memutuskan untuk mempersenjatai Ukraina melawan Rusia.

“Moral dari cerita ini adalah: jangan berusaha untuk menghancurkan Rusia,” kata Zakharova.

“Rusia tidak bisa dihancurkan. Anda bisa mematahkan gigi Anda di atasnya – dan kemudian tersedak,” imbuhnya.





Reaksi dingin Kremlin muncul setelah Johnson memberikan seluruh dukungannya di belakang Ukraina setelah Rusia menginvasi negara tetangganya itu tanpa alasan pada 24 Februari lalu.

Perdana Menteri Inggris itu terus vokal memberikan dukungannya untuk Ukraina selama beberapa bulan terakhir, banyak yang meremehkan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Johnson bahkan mengunjungi Kiev beberapa kali, berbicara dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di tanah yang dilanda perang.
Dapatkan berita terbaru, follow WhatsApp Channel SINDOnews sekarang juga!
Halaman :
tulis komentar anda
Video Rekomendasi
Berita Terkait
Rekomendasi
Terpopuler
Berita Terkini More