Iran Tahan Pria Belgia yang Diduga Lakukan Aksi Spionase

Rabu, 06 Juli 2022 - 10:40 WIB
Outlet itu mengatakan penangkapan orang Belgia itu tampaknya merupakan contoh lain dari langkah Iran “memenjarakan orang asing sebagai sandera untuk menukar mereka dengan orang Iran tertentu yang dipenjara di negara-negara Barat.”

Di antara mereka yang ditahan Iran adalah seorang akademisi Swedia yang juga berkewarganegaraan Iran, Ahmadreza Djalali, yang mengajar di sebuah universitas di Brussels. Iran juga menerapkan tuduhan "spionase" kepada Djalali dan telah menjatuhkan hukuman mati.

Baca: Ayah di Iran Tembak Mati Putrinya dalam Pembunuhan demi Kehormatan

Quickenborne mengatakan para pejabat dari kedutaan Belgia di Teheran telah dua kali mengunjungi orang Belgia yang dipenjara itu untuk memberikan semua kemungkinan bantuan, dan bahwa keluarganya pada Selasa pagi mengumumkan penahanannya. “Saya tidak bisa mengatakan lebih banyak, atas permintaan keluarga,” katanya.

Parlemen Belgia pada hari Kamis akan memilih apakah akan meratifikasi perjanjian bilateral dengan Iran yang akan membuka jalan bagi tahanan di setiap negara untuk dipulangkan.

Quickenborne juga mengatakan, ketika dia mempresentasikan perjanjian yang diusulkan kepada anggota parlemen untuk diperdebatkan bahwa "jika RUU itu tidak sepenuhnya disetujui, ancaman terhadap kepentingan Belgia kami dan warga negara Belgia tertentu akan meningkat."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!