Taliban Ampuni Mantan Staf Pemerintahan Afghanistan Dukungan Barat
Sabtu, 02 Juli 2022 - 20:29 WIB
Dalam pidato di tempat pertemuan, Tenda Loya Jirga di Universitas Politeknik Kabul, Pemimpin Tertinggi Taliban, Mullah Hibatullah Akhundzada, mengatakan dia telah memaafkan mantan personel pemerintahan Taliban, tetapi tidak melihat masa depan mereka dalam pemerintahan negara itu.
“Saya tidak meminta pertanggungjawaban mereka atas tindakan masa lalu mereka,” katanya kepada peserta Loya Jirga, seperti dilaporkan Kantor Berita Bakhtar. “Tetapi, amnesti tidak berarti memasukkan mereka ke dalam pemerintahan,” lanjutnya.
Baca: Gempa Afghanistan Tewaskan 1.000 Orang, Taliban Minta Bantuan Internasional
Sebagian besar pejabat tinggi meninggalkan negara itu setelah pemerintahnya yang didukung Barat runtuh, ketika Taliban merebut kekuasaan pada Agustus, menyusul penarikan pasukan pimpinan AS setelah dua dekade perang.
Akhundzada telah menjadi otoritas tertinggi Taliban sejak 2016. Ia Jarang terlihat di depan umum dan telah lama tidak menonjolkan diri. Penampilan publik terakhirnya adalah di kota Kandahar saat salat Idul Fitri di bulan Mei, tetapi jemaah tidak bisa melihatnya dan hanya mendengar suaranya
“Saya tidak meminta pertanggungjawaban mereka atas tindakan masa lalu mereka,” katanya kepada peserta Loya Jirga, seperti dilaporkan Kantor Berita Bakhtar. “Tetapi, amnesti tidak berarti memasukkan mereka ke dalam pemerintahan,” lanjutnya.
Baca: Gempa Afghanistan Tewaskan 1.000 Orang, Taliban Minta Bantuan Internasional
Sebagian besar pejabat tinggi meninggalkan negara itu setelah pemerintahnya yang didukung Barat runtuh, ketika Taliban merebut kekuasaan pada Agustus, menyusul penarikan pasukan pimpinan AS setelah dua dekade perang.
Akhundzada telah menjadi otoritas tertinggi Taliban sejak 2016. Ia Jarang terlihat di depan umum dan telah lama tidak menonjolkan diri. Penampilan publik terakhirnya adalah di kota Kandahar saat salat Idul Fitri di bulan Mei, tetapi jemaah tidak bisa melihatnya dan hanya mendengar suaranya
Lihat Juga :