FBI Buru Perempuan Cantik Berjuluk Ratu Kripto, Tawarkan Hadiah Rp1,4 M

Jum'at, 01 Juli 2022 - 10:47 WIB
Menurut tuduhan yang dibuat oleh jaksa federal, penipuan itu pada dasarnya adalah skema Ponzi yang disamarkan sebagai mata uang kripto.

“Dia mengatur waktu skemanya dengan sempurna, memanfaatkan spekulasi hiruk pikuk hari-hari awal mata uang kripto,” kata jaksa federal Manhattan, Damian Williams, seperti dikutip dari BBC, Jumat (1/7/2022).

FBI menambahkannya ke daftar buronan yang paling dicari ketika mereka yakin masyarakat umum mungkin dapat membantu melacaknya.

Pemberitahuan biro yang diterbitkan pada hari Kamis menawarkan hadiah USD100 ribu atau sekitar Rp1,4 miliar untuk setiap informasi yang mengarah pada penangkapan Ignatova, yang pada tahun 2019 didakwa dengan delapan tuduhan termasuk penipuan kawat dan penipuan sekuritas.

Dia adalah satu-satunya perempuan dalam daftar sepuluh buronan paling dicari FBI.

Baca juga: Wanita Ini Diculik, Diperkosa Berulang Kali dan Dipaksa Makan Daging Manusia

Jamie Bartlett, yang investigasi podcast BBC-nya membawa perhatian global pada kisah Ignatova dan dampak keuangan OneCoin terhadap para korbannya, mengatakan pengumuman FBI pada hari Kamis meningkatkan kemungkinan dia ditangkap.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!