Wilayah Udaranya Dilanggar, Thailand Kirim Jet Tempur F-16 ke Perbatasan Myanmar
Jum'at, 01 Juli 2022 - 03:31 WIB
Aktivis dan kelompok bantuan mengutuk penggunaan artileri dan serangan udara oleh junta di wilayah sipil. Pekan ini, Badan Kemanusiaan PBB memperkirakan, hampir 760.000 orang telah mengungsi akibat konflik di seluruh Myanmar sejak kudeta.
Baca: Thailand Hendak Legalkan Pernikahan Sesama Jenis, Pertama di ASEAN
Seorang saksi di Thailand mengatakan kepada Reuters, sebuah jet tempur terlihat di dua desa sekitar 5 km dari perbatasan. Kemunculan jet tempur itu memicu kepanikan di antara penduduk, dengan satu sekolah mengirim siswanya ke tempat perlindungan bom.
Angkatan Udara Thailand mengatakan, salah satu atasenya di Yangon telah diinstruksikan untuk memperingatkan badan-badan terkait di Myanmar dan meminta mereka untuk mencegah pelanggaran di masa depan.
Pihak berwenang Thailand juga menyatakan, hampir 300 orang telah melarikan diri dari intensifikasi operasi militer di negara bagian Karen Myanmar dalam beberapa hari terakhir.
Baca: Thailand Hendak Legalkan Pernikahan Sesama Jenis, Pertama di ASEAN
Seorang saksi di Thailand mengatakan kepada Reuters, sebuah jet tempur terlihat di dua desa sekitar 5 km dari perbatasan. Kemunculan jet tempur itu memicu kepanikan di antara penduduk, dengan satu sekolah mengirim siswanya ke tempat perlindungan bom.
Angkatan Udara Thailand mengatakan, salah satu atasenya di Yangon telah diinstruksikan untuk memperingatkan badan-badan terkait di Myanmar dan meminta mereka untuk mencegah pelanggaran di masa depan.
Pihak berwenang Thailand juga menyatakan, hampir 300 orang telah melarikan diri dari intensifikasi operasi militer di negara bagian Karen Myanmar dalam beberapa hari terakhir.
(esn)
Lihat Juga :