155 Anak Jadi Korban Tewas Gempa Bumi di Afghanistan
Selasa, 28 Juni 2022 - 02:00 WIB
Gempa susulan pada hari Jumat menewaskan lima orang dan melukai 11 orang. Tidak ada laporan korban luka dalam gempa berikutnya yang dilaporkan oleh Ibad. Menurutnya, bangunan yang rusak sebagian pada guncangan utama tidak dapat ditinggali, dan orang-orang harus tinggal di tenda.
Di sisi lain, dia mengatakan merkuri akan turun dengan cepat dalam beberapa minggu mendatang di pegunungan dan ini menghadirkan tantangan baru bagi pihak berwenang. "Orang-orang tidak memiliki tempat perlindungan - orang tua, anak-anak. Kami meminta masyarakat internasional untuk memperhatikan," katanya.
Baca: Afghanistan Khawatirkan Munculnya Wabah Penyakit di Antara Korban Gempa
Bencana itu merupakan ujian besar bagi para penguasa garis keras Taliban Afghanistan, yang dijauhi oleh banyak pemerintah asing karena kekhawatiran tentang hak asasi manusia sejak mereka merebut kekuasaan tahun lalu.
Selain itu, sanksi terhadap badan-badan pemerintah Afghanistan dan bank telah memutus sebagian besar bantuan langsung untuk negara yang menghadapi krisis kemanusiaan, termasuk kelaparan, bahkan sebelum gempa berkekuatan 6,1 melanda.
Sebuah badan bantuan Afghanistan pada hari Senin meminta uang tunai untuk para penyintas gempa, mengatakan tidak ada ruang untuk menyimpan makanan dan memiliki tenda yang cukup, dan bahwa uang untuk penduduk desa untuk memenuhi kebutuhan khusus mereka akan sangat berguna sekarang.
Di sisi lain, dia mengatakan merkuri akan turun dengan cepat dalam beberapa minggu mendatang di pegunungan dan ini menghadirkan tantangan baru bagi pihak berwenang. "Orang-orang tidak memiliki tempat perlindungan - orang tua, anak-anak. Kami meminta masyarakat internasional untuk memperhatikan," katanya.
Baca: Afghanistan Khawatirkan Munculnya Wabah Penyakit di Antara Korban Gempa
Bencana itu merupakan ujian besar bagi para penguasa garis keras Taliban Afghanistan, yang dijauhi oleh banyak pemerintah asing karena kekhawatiran tentang hak asasi manusia sejak mereka merebut kekuasaan tahun lalu.
Selain itu, sanksi terhadap badan-badan pemerintah Afghanistan dan bank telah memutus sebagian besar bantuan langsung untuk negara yang menghadapi krisis kemanusiaan, termasuk kelaparan, bahkan sebelum gempa berkekuatan 6,1 melanda.
Sebuah badan bantuan Afghanistan pada hari Senin meminta uang tunai untuk para penyintas gempa, mengatakan tidak ada ruang untuk menyimpan makanan dan memiliki tenda yang cukup, dan bahwa uang untuk penduduk desa untuk memenuhi kebutuhan khusus mereka akan sangat berguna sekarang.
Lihat Juga :