China: Soal Kesepakatan Nuklir, AS Harus Tanggapi Iran Secara Positif

Sabtu, 25 Juni 2022 - 20:00 WIB
“Perilaku intimidasi Amerika Serikat adalah hambatan utama yang dihadapi negosiasi saat ini," kata Amir-Abdollahian tentang melanjutkan kepatuhan terhadap JCPOA.

Sebelumnya pada hari itu, Amir-Abdollahian, selama konferensi pers bersama dengan mitranya dari Rusia, Sergey Lavrov, mendesak Washington untuk "realistis" mencapai kesepakatan untuk menghidupkan kembali kesepakatan penting itu.

Baca: Ilmuwan Nuklirnya Dihabisi, Iran Tuntut AS Bayar Kompensasi Rp59 Triliun

"Pihak Iran akan dengan tegas menjaga kepentingan nasionalnya dan juga berkomitmen kuat untuk menyelesaikan perbedaan melalui negosiasi untuk mencapai kesepakatan lebih awal," kata Menteri Luar Negeri Iran kepada Wang.

Teheran, kata Amir-Abdollahian, menghargai "peran konstruktif" yang dimainkan China dalam masalah nuklir Iran.

Pembicaraan untuk menghidupkan kembali kesepakatan telah terhenti karena ketidaksepakatan utama antara Teheran dan Washington, termasuk penghapusan daftar Korps Pengawal Revolusi Islam Iran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!