Mahkamah Agung AS Larang Aborsi, Joe Biden: Ini Hari Menyedihkan!
Sabtu, 25 Juni 2022 - 08:02 WIB
Biden mengatakan pemerintahannya akan melindungi akses perempuan ke obat-obatan yang disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan AS termasuk pil untuk kontrasepsi dan obat aborsi, sementara juga memerangi upaya untuk membatasi perempuan bepergian ke negara bagian lain guna melakukan aborsi.
Biden berjanji untuk terus memperjuangkan hak-hak reproduksi tetapi mengatakan tidak ada perintah eksekutif yang dapat menjamin hak perempuan untuk memilih.
Dia mendesak para pemilih dalam pemilu untuk mengirim Anggota Parlemen ke Kongres yang akan bekerja untuk mengkodifikasi hak aborsi sebagai hukum negara.
"Musim gugur ini, Roe ada di surat suara. Kebebasan pribadi ada di surat suara," kata Biden, merujuk pada keputusan penting tahun 1973 "Roe v Wade" yang membuat aborsi legal secara nasional.
Biden menyerukan agar setiap protes tetap damai. "Tidak ada intimidasi. Kekerasan tidak pernah bisa diterima," katanya, seperti dikutip Reuters, Sabtu (25/6/2022).
Biden berjanji untuk terus memperjuangkan hak-hak reproduksi tetapi mengatakan tidak ada perintah eksekutif yang dapat menjamin hak perempuan untuk memilih.
Dia mendesak para pemilih dalam pemilu untuk mengirim Anggota Parlemen ke Kongres yang akan bekerja untuk mengkodifikasi hak aborsi sebagai hukum negara.
"Musim gugur ini, Roe ada di surat suara. Kebebasan pribadi ada di surat suara," kata Biden, merujuk pada keputusan penting tahun 1973 "Roe v Wade" yang membuat aborsi legal secara nasional.
Biden menyerukan agar setiap protes tetap damai. "Tidak ada intimidasi. Kekerasan tidak pernah bisa diterima," katanya, seperti dikutip Reuters, Sabtu (25/6/2022).
(min)
Lihat Juga :