Zelensky Ingin Pecat Bos Mata-mata Ukraina sekaligus Teman Masa Kecilnya
Sabtu, 25 Juni 2022 - 06:30 WIB
Dia awalnya menjabat sebagai Wakil Kepala Pertama badan tersebut, yang bertanggung jawab memimpin departemen anti-korupsi sebelum menjadi kepala seluruh organisasi pada akhir tahun itu.
Namun, sejak awal masa jabatannya di SBU, Bakanov telah menghadapi kritik tajam dari partai-partai oposisi Ukraina yang bersikeras bahwa latar belakang Bakanov dalam bisnis pertunjukan tidak cocok untuk kepala badan pengumpulan-intelijen negara tersebut.
Rusia menyerang negara tetangga pada akhir Februari, menyusul kegagalan Ukraina mengimplementasikan ketentuan perjanjian Minsk, yang pertama kali ditandatangani pada 2014, dan pengakuan akhirnya Moskow atas republik Donbass di Donetsk dan Lugansk.
Protokol yang diperantarai Jerman dan Prancis dirancang untuk memberikan status khusus kepada daerah-daerah yang memisahkan diri di dalam negara Ukraina.
Kremlin sejak itu menuntut agar Ukraina secara resmi menyatakan dirinya sebagai negara netral yang tidak akan pernah bergabung dengan blok militer NATO yang dipimpin AS.
Kiev menegaskan serangan Rusia benar-benar tidak beralasan dan membantah klaim pihaknya berencana merebut kembali kedua republik dengan paksa.
Namun, sejak awal masa jabatannya di SBU, Bakanov telah menghadapi kritik tajam dari partai-partai oposisi Ukraina yang bersikeras bahwa latar belakang Bakanov dalam bisnis pertunjukan tidak cocok untuk kepala badan pengumpulan-intelijen negara tersebut.
Rusia menyerang negara tetangga pada akhir Februari, menyusul kegagalan Ukraina mengimplementasikan ketentuan perjanjian Minsk, yang pertama kali ditandatangani pada 2014, dan pengakuan akhirnya Moskow atas republik Donbass di Donetsk dan Lugansk.
Protokol yang diperantarai Jerman dan Prancis dirancang untuk memberikan status khusus kepada daerah-daerah yang memisahkan diri di dalam negara Ukraina.
Kremlin sejak itu menuntut agar Ukraina secara resmi menyatakan dirinya sebagai negara netral yang tidak akan pernah bergabung dengan blok militer NATO yang dipimpin AS.
Kiev menegaskan serangan Rusia benar-benar tidak beralasan dan membantah klaim pihaknya berencana merebut kembali kedua republik dengan paksa.
(sya)
Lihat Juga :