2.000 Tentara Ukraina Dikepung Pasukan Rusia dan Milisi Donbass
Sabtu, 25 Juni 2022 - 00:06 WIB
Baca juga: Ramzan Kadyrov Klaim Pasukannya Kepung Tentara Ukraina di Zolote
Dua kota itu baru-baru ini menjadi salah satu target utama bagi kedua belah pihak di tengah berlanjutnya pertempuran memperebutkan wilayah Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk.
Militer Rusia juga mengklaim unit yang terperangkap telah kehilangan lebih dari 60% kekuatan mereka.
Menurut Kemhan Rusia, 41 tentara Ukraina yang dikepung di daerah itu telah menyerah. Kementerian Pertahanan juga telah menerbitkan video yang diduga menunjukkan mereka yang telah meletakkan senjata mereka.
Kepala administrasi militer Gorskoye Ukraina, Aleksey Babchenko, mengkonfirmasi kepada media Ukraina pada Jumat bahwa kota itu telah sepenuhnya direbut pasukan Rusia dan milisi Donbass.
Sergey Gaidai, yang disebut Ukraina sebagai kepala "Oblast Lugansk," juga mengatakan di Telegram bahwa pasukan Ukraina mungkin akan segera mundur dari Lisichansk karena posisi pertahanan mereka telah dihancurkan pasukan Rusia dan ada "sedikit akal" untuk tetap tinggal.
Angkatan Udara Rusia juga telah berhasil menghancurkan baterai artileri Ukraina yang dilengkapi howitzer M777 buatan Amerika Serikat (AS) di wilayah Kharkov.
Dua kota itu baru-baru ini menjadi salah satu target utama bagi kedua belah pihak di tengah berlanjutnya pertempuran memperebutkan wilayah Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk.
Militer Rusia juga mengklaim unit yang terperangkap telah kehilangan lebih dari 60% kekuatan mereka.
Menurut Kemhan Rusia, 41 tentara Ukraina yang dikepung di daerah itu telah menyerah. Kementerian Pertahanan juga telah menerbitkan video yang diduga menunjukkan mereka yang telah meletakkan senjata mereka.
Kepala administrasi militer Gorskoye Ukraina, Aleksey Babchenko, mengkonfirmasi kepada media Ukraina pada Jumat bahwa kota itu telah sepenuhnya direbut pasukan Rusia dan milisi Donbass.
Sergey Gaidai, yang disebut Ukraina sebagai kepala "Oblast Lugansk," juga mengatakan di Telegram bahwa pasukan Ukraina mungkin akan segera mundur dari Lisichansk karena posisi pertahanan mereka telah dihancurkan pasukan Rusia dan ada "sedikit akal" untuk tetap tinggal.
Angkatan Udara Rusia juga telah berhasil menghancurkan baterai artileri Ukraina yang dilengkapi howitzer M777 buatan Amerika Serikat (AS) di wilayah Kharkov.
Lihat Juga :