KBRI Sebut Sejauh Ini Tak Ada WNI Jadi Korban Gempa Afghanistan

Kamis, 23 Juni 2022 - 00:15 WIB
Para pejabat memperingatkan jumlah korban kemungkinan akan meningkat ketika tim penyelamat menggali rumah-rumah yang runtuh.

Jumlah korban tewas yang diberikan Kantor Berita Bakhtar yang dikelola pemerintah Afghanistan sama dengan korban gempa bumi tahun 2002 di Afghanistan utara yang terjadi segera setelah invasi pimpinan Amerika Serikat (AS) menggulingkan pemerintah Taliban sebelumnya.

Rekaman video dari Provinsi Paktika dekat perbatasan Pakistan menunjukkan orang-orang membawa korban dengan selimut ke helikopter yang menunggu.

Sementara korban lainnya dirawat di lapangan. Beberapa gambar menunjukkan penduduk menggali batu bata tanah liat dan puing-puing bangunan lainnya dari rumah-rumah yang hancur, beberapa di antaranya atap atau dindingnya ambruk.

"Jumlah korban tewas mencapai 1.000 orang dan jumlahnya terus meningkat. Orang-orang menggali kuburan demi kuburan," papar Kepala Dinas Penerangan dan Kebudayaan Provinsi Paktika, Mohammad Amin Huzaifa, dalam pesan kepada pers seperti dikutip France24, Rabu (22/6/2022).
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!