Konvoi 40 Truk Militer AS Diduga Angkut Gandum Curian dari Suriah

Senin, 20 Juni 2022 - 19:08 WIB
Itu juga peringatan kepada pemerintah Suriah dan milisi yang didukung Turki bahwa setiap serangan pada SDF akan dibalas dengan respons yang menghancurkan.

Otoritas Suriah tetap menyatakan keyakinannya bahwa semua wilayah di luar kendali Damaskus pada akhirnya akan dibebaskan.

Suriah telah mendesak Kurdi, yang telah menetapkan status pemerintahan sendiri secara de facto dalam ketidakhadiran pemerintah, untuk menyadari bahwa Amerika pada akhirnya akan meninggalkan mereka.

Secara publik, pemerintahan Biden telah menyatakan tidak berniat menarik diri dari Suriah, dan negara itu jarang disebutkan oleh pejabat dan media AS.

Pekan lalu, juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian mengecam Washington karena berperilaku seperti "bajak laut" di Suriah dan "secara terang-terangan menjarah" sumber daya negara.

Menurut Lijian, tindakan AS "menjatuhkan" negara itu "ke dalam bencana kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya."

Pada Jumat, Wall Street Journal melaporkan Rusia telah melakukan "serangkaian" operasi "provokatif" terhadap pasukan AS di Suriah bulan ini, termasuk serangan udara di garnisun al-Tanf di dekat perbatasan dengan Irak dan Yordania yang menargetkan jihadis yang dilatih CIA.

Kementerian luar negeri dan pertahanan Rusia belum mengomentari laporan tersebut.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!