Rumah Muslim India Dibuldoser, Ribuan Orang Turun ke Jalan

Kamis, 16 Juni 2022 - 23:36 WIB
Pada hari Selasa, 12 orang terkemuka, termasuk mantan hakim dan pengacara Mahkamah Agung dan Pengadilan Tinggi, mengirim surat kepada hakim agung India mendesaknya untuk mengadakan sidang tentang pembongkaran, menyebut tindakan itu ilegal dan suatu bentuk hukuman di luar hukum kolektif. Mereka menuduh pemerintah Uttar Pradesh menekan perbedaan pendapat dengan menggunakan kekerasan terhadap pengunjuk rasa.

“Pembongkaran tersebut merupakan pelanggaran berat terhadap norma dan etika konstitusional,” kata Nilanjan Mukhopadhyay, seorang spesialis politik nasionalis Hindu dan penulis biografi Modi, seperti dikutip dari The Associated Press, Kamis (16/6/2022).

Selama akhir pekan, kepala menteri Uttar Pradesh, Yogi Adityanath, seorang biksu Hindu yang berubah menjadi politisi partai, mengatakan kepada otoritas negara untuk menghancurkan bangunan ilegal milik orang-orang yang terkait dengan protes hari Jumat, di mana lebih dari 300 orang ditangkap.

Pada hari Sabtu, penasihat media Adityanath men-tweet foto buldoser.

Baca juga: Pemimpin Kelompok Muslim India Imbau Pengikutnya Hindari Aksi Protes

“Kepada para perusuh, ingatlah setiap hari Jumat diikuti oleh hari Sabtu,” tulisnya menunjukkan akan ada dampak dari aksi protes yang berubah menjadi kerusuhan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!