Rusia Diprediksi Akan Kerahkan Senjata yang Lebih Mematikan
Minggu, 12 Juni 2022 - 17:15 WIB
Kedua belah pihak telah mengeluarkan sejumlah besar persenjataan dalam apa yang telah menjadi perang gesekan untuk wilayah timur tambang batu bara dan pabrik yang dikenal sebagai Donbas. Pertempuran di wilayah ini menempatkan beban besar pada sumber daya dan persediaan mereka.
“Rusia kemungkinan menggunakan rudal anti-kapal 5,5 ton (6,1 ton) karena kekurangan rudal modern yang lebih presisi,” kata Kementerian Pertahanan Inggris. Kementerin itu tidak memberikan rincian di mana tepatnya rudal tersebut diperkirakan telah dikerahkan.
Baca: Ukraina akan Terima Senjata Berat Jerman pada Tanggal Bersejarah
Di provinsi timur Ukraina, Luhansk, Gubernur setempat menuduh Rusia menggunakan senjata pembakar di sebuah desa yang terletak di barat daya kota Sievierodonetsk dan Lysychansk yang diperebutkan dengan sengit.
Meski penggunaan penyembur api di medan perang adalah legal, Gubernur Provinsi, Serhii Haidai menuduh serangan semalam di Vrubivka menyebabkan kerusakan luas pada fasilitas sipil dan jumlah korban yang tidak diketahui.
“Rusia kemungkinan menggunakan rudal anti-kapal 5,5 ton (6,1 ton) karena kekurangan rudal modern yang lebih presisi,” kata Kementerian Pertahanan Inggris. Kementerin itu tidak memberikan rincian di mana tepatnya rudal tersebut diperkirakan telah dikerahkan.
Baca: Ukraina akan Terima Senjata Berat Jerman pada Tanggal Bersejarah
Di provinsi timur Ukraina, Luhansk, Gubernur setempat menuduh Rusia menggunakan senjata pembakar di sebuah desa yang terletak di barat daya kota Sievierodonetsk dan Lysychansk yang diperebutkan dengan sengit.
Meski penggunaan penyembur api di medan perang adalah legal, Gubernur Provinsi, Serhii Haidai menuduh serangan semalam di Vrubivka menyebabkan kerusakan luas pada fasilitas sipil dan jumlah korban yang tidak diketahui.
Lihat Juga :