Seorang Pasukan Penjaga Perdamaian PBB dari Indonesia Gugur di Kongo

Rabu, 24 Juni 2020 - 08:22 WIB
"Tentara itu sedang terlibat dalam proyek pembangunan jembatan di wilayah Hululu," ungkap Leila Zerrougui.

ADF merupakan gerakan yang berasal dari Uganda pada 1990-an, yang menentang pemerintahan Presiden Uganda Yoweri Museveni.

Pada 1995, ADF pindah ke Kongo yang kemudian menjadi basis operasionalnya meski tidak melancarkan serangan di dalam wilayah Uganda selama beberapa tahun.

Menurut data PBB, ADF telah menewaskan lebih dari 500 orang sejak akhir Oktober, saat militer Kongo melancarkan serangan terhadapnya. (Baca Juga: Mal Masih Lesu)

ADF telah menewaskan 15 tentara PBB di pangkalan mereka dekat perbatasan Uganda pada Desember 2017 dan tujuh orang gugur dalam serangan pad Desember 2018. (Lihat Video: Heboh! Pemuda di Lombok Nikahi Dua Gadis Sekaligus)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!