Ukraina Memohon Lebih Banyak Senjata pada Negara-negara Barat
Sabtu, 11 Juni 2022 - 11:55 WIB
"Ini adalah perang artileri sekarang," Vadym Skibitsky, Wakil Kepala Intelijen Militer Ukraina, mengatakan kepada surat kabar Guardian Inggris.
"Semuanya sekarang tergantung pada apa yang (Barat) berikan kepada kita. Ukraina memiliki satu artileri hingga 10 hingga 15 artileri Rusia," lanjutnya.
Baca: Gara-gara Rusia Invasi Ukraina, 9 Negara Desak NATO Perkuat Eropa Timur
Jerman berada di antara pemasok senjata terbesar sejak Rusia menginvasi, tetapi dikritik karena lambat memasok persenjataan berat yang menurut Kiev dibutuhkan. Kini, Jerman berencana untuk merevisi aturannya tentang ekspor senjata untuk mempermudah mempersenjatai negara demokrasi seperti Ukraina, Der Spiegel melaporkan pada hari Jumat.
Selain meminta dukungan senjata, Ukraina juga meminta dukungan kemanusiaan untuk memerangi wabah penyakit mematikan yang berkembang. Di selatan, Wali Kota Mariupol mengatakan sistem sanitasi rusak dan mayat membusuk di jalanan.
"Semuanya sekarang tergantung pada apa yang (Barat) berikan kepada kita. Ukraina memiliki satu artileri hingga 10 hingga 15 artileri Rusia," lanjutnya.
Baca: Gara-gara Rusia Invasi Ukraina, 9 Negara Desak NATO Perkuat Eropa Timur
Jerman berada di antara pemasok senjata terbesar sejak Rusia menginvasi, tetapi dikritik karena lambat memasok persenjataan berat yang menurut Kiev dibutuhkan. Kini, Jerman berencana untuk merevisi aturannya tentang ekspor senjata untuk mempermudah mempersenjatai negara demokrasi seperti Ukraina, Der Spiegel melaporkan pada hari Jumat.
Selain meminta dukungan senjata, Ukraina juga meminta dukungan kemanusiaan untuk memerangi wabah penyakit mematikan yang berkembang. Di selatan, Wali Kota Mariupol mengatakan sistem sanitasi rusak dan mayat membusuk di jalanan.
Lihat Juga :