Nabi Muhammad SAW Dihina, Al-Qaeda Siapkan Gelombang Serangan ke India

Rabu, 08 Juni 2022 - 22:51 WIB
Pemerintah India mengatakan mereka menanggapi ancaman itu dengan serius, dan polisi di negara bagian yang berada dalam daftar surat ancaman sedang dalam siaga tinggi.

Ancaman ini mengikuti gelombang kemarahan umat Muslim global atas komentar yang dibuat oleh Nupur Sharma, juru bicara nasional Partai Bharatiya Janata (BJP) India.

Pada tanggal 26 Mei lalu, Sharma mengambil bagian dalam debat di televisi dan mengungkapkan pandangannya tentang Nabi Muhammad SAW dan istrinya Aisyah. Video itu kemudian menjadi viral, dan dikutuk oleh banyak umat Muslim sebagai penistaan.

Reaksi tersebut membuat Sharma dan kepala media Delhi dari BJP, Naveen Kumar Jindal – yang men-tweet tentang Nabi Muhammad SAW dan kemudian menghapus pesan tersebut – ditangguhkan dan diberi label “elemen pinggiran” yang tidak mewakili pandangan pemerintah India.

Baca juga: India Coba Redam Kemarahan Usai Munculnya Komentar Menghina Islam

Sharma kemudian meminta maaf di Twitter, mengklaim bahwa dia tidak pernah bermaksud menghina keyakinan agama siapa pun. Wanita berusia 37 tahun itu bersikeras bahwa komentarnya sebagai tanggapan atas penghinaan dan ketidakhormatan yang terus-menerus terhadap dewa Hindu Mahadev yang dibuat selama debat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!