Lebih dari 1.000 Pemukim Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa

Selasa, 07 Juni 2022 - 17:46 WIB
Penyerbuan terbaru oleh pemukim Israel ke Masjid al-Aqsa terjadi di tengah pengetatan tindakan kontrol Israel atas warga Palestina di Yerusalem yang diduduki, yang dilaksanakan beberapa hari sebelum pawai bendera Israel yang diadakan oleh ekstremis Yahudi pekan lalu.

"Polisi Israel menangkap enam warga Palestina di kota itu lagi pada hari Minggu, termasuk seorang anak berusia 12 tahun," ujar juru bicara komite keluarga tahanan Yerusalem, Amjad Abu Assab.

"Polisi Israel menyerang sejumlah warga Palestina di luar kompleks dan melarang dua wanita memasuki kompleks al-Aqsa setelah menahan mereka sebentar," tambah Abu Assab.

"Saya juga dilarang memasuki kompleks pada hari Senin, itulah sebabnya saya tidak bisa berada di al-Aqsa untuk mendokumentasikan penyerbuan pemukim," Mohammad Abu Humus, seorang aktivis media di Yerusalem.

Baca juga: Tentara Israel Tembak Mati Dua Warga Palestina di Tepi Barat

“Sejak pawai bendera, para pemukim (Israel) telah meningkatkan aktivitas mereka di tempat-tempat di mana orang-orang Palestina berkumpul di kota itu,” ujar Abu Humus.

Pada hari Minggu, pemukim Israel mengadakan perayaan keagamaan di jalan al-Musrarah, di seberang Gerbang Damaskus, di mana orang-orang Palestina berkumpul, dan dilaporkan terjadi konfrontasi.

"Polisi Israel hadir dalam jumlah besar dan mulai mengusir warga Palestina dengan paksa," kata Abu Humus tentang insiden tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!