Korut Pasang Kembali Pengeras Suara di Sepanjang Perbatasan
Selasa, 23 Juni 2020 - 12:30 WIB
"Kami juga mempertimbangkan memasang lagi pengeras suara kami. Tapi Korut belum memulai siaran apapun dan kami harus bersiap untuk dapat menanggapi aksi itu kapan pun," ungkap pejabat militer Korsel.
Juru bicara Kementerian Pertahanan Korsel menolak mengonfirmasi langkah Korut itu tapi menegaskan lagi bahwa Pyongyang harus membayar untuk konsekuensi jika terus mengabaikan upaya bersama mendorong perdamaian.
Dua negara selama puluhan tahun melancarkan propaganda dari sejumlah pengeras suara berukuran besar sebagai bentuk perang psikologis.
Korsel menyiarkan berbagai berita, lagu pop Korea dan kritik terhadap rezim Korut. Pyongyang membalas dengan menyiarkan berbagai berita yang memuji sistem sosialisme. (Baca Juga: RI Apresiasi Saudi Gelar Haji 2020 Secara Terbatas Demi Keselamatan Jamaah)
Korut mulai mengambil langkah terbaru saat mengecam para pembelot Korut di Korsel yang mengirim selebaran propaganda di sepanjang perbatasan. (Lihat Video: Bertahun-tahun Warga Sebrangi Sungai dengan Seutas Kawat Sling)
Juru bicara Kementerian Pertahanan Korsel menolak mengonfirmasi langkah Korut itu tapi menegaskan lagi bahwa Pyongyang harus membayar untuk konsekuensi jika terus mengabaikan upaya bersama mendorong perdamaian.
Dua negara selama puluhan tahun melancarkan propaganda dari sejumlah pengeras suara berukuran besar sebagai bentuk perang psikologis.
Korsel menyiarkan berbagai berita, lagu pop Korea dan kritik terhadap rezim Korut. Pyongyang membalas dengan menyiarkan berbagai berita yang memuji sistem sosialisme. (Baca Juga: RI Apresiasi Saudi Gelar Haji 2020 Secara Terbatas Demi Keselamatan Jamaah)
Korut mulai mengambil langkah terbaru saat mengecam para pembelot Korut di Korsel yang mengirim selebaran propaganda di sepanjang perbatasan. (Lihat Video: Bertahun-tahun Warga Sebrangi Sungai dengan Seutas Kawat Sling)
(sya)
Lihat Juga :