Ukraina Akui Kerugian Serius dalam Perang: Tapi Derita Rusia Jauh Lebih Besar
Sabtu, 30 April 2022 - 10:22 WIB
Inggris mengatakan pertempuran atas wilayah Donbas tetap menjadi fokus strategis utama Rusia untuk mencapai tujuan yang dinyatakan guna mengamankan kendali atas Donetsk dan Luhansk.
Militer Ukraina, di halaman Facebook-nya, mengatakan pasukan Rusia menembakkan artileri, mortir, dan peluncur granat berpeluncur roket ke posisinya di wilayah Donetsk dan Tavriya untuk mencegah pengelompokan kembali pasukan.
"Penjajah Rusia terus memblokade unit Ukraina di Mariupol, dekat pabrik [baja] Azovstal," kata militer Ukraina.
Militer Ukraina juga mengatakan pada hari Jumat bahwa pasukan Rusia terus mengambil tindakan untuk membatasi pergerakan dan penahanan penduduk lokal serta memblokir barang-barang kemanusiaan dari wilayah Ukraina.
"Selain itu, penjajah Rusia merampok petani," tulis militer tersebut di halaman Facebook-nya. "Misalnya, lebih dari 60 ton gandum dicuri dari masyarakat pertanian di kota Kamianka-Dniprovska bersama dengan sebuah truk."
Militer Ukraina, di halaman Facebook-nya, mengatakan pasukan Rusia menembakkan artileri, mortir, dan peluncur granat berpeluncur roket ke posisinya di wilayah Donetsk dan Tavriya untuk mencegah pengelompokan kembali pasukan.
"Penjajah Rusia terus memblokade unit Ukraina di Mariupol, dekat pabrik [baja] Azovstal," kata militer Ukraina.
Militer Ukraina juga mengatakan pada hari Jumat bahwa pasukan Rusia terus mengambil tindakan untuk membatasi pergerakan dan penahanan penduduk lokal serta memblokir barang-barang kemanusiaan dari wilayah Ukraina.
"Selain itu, penjajah Rusia merampok petani," tulis militer tersebut di halaman Facebook-nya. "Misalnya, lebih dari 60 ton gandum dicuri dari masyarakat pertanian di kota Kamianka-Dniprovska bersama dengan sebuah truk."
(min)
Lihat Juga :