Target Baru Elon Musk: Caplok Coca-Cola untuk Diisi Kokain Lagi!

Kamis, 28 April 2022 - 11:07 WIB
Baca juga: Obama dan Biden Khawatir Trump Kembali ke Twitter setelah Dibeli Elon Musk

Musk, di masa lalu, mensurvei pengguna Twitter, menanyakan apakah dia harus menjual 10% saham Tesla-nya untuk membayar keuntungan modal yang belum direalisasi, setelah itu dia benar-benar menjual hampir USD7 miliar saham Tesla ketika lebih dari 57% polling peserta memilih mendukung sarannya.

Dalam minggu-minggu menjelang pengambilalihan Twitter, ketika Musk hanya akan bergabung dengan dewan dan tidak ada yang lain, pendiri Tesla ini men-tweet serangkaian ide yang dia yakini dapat meningkatkan platform, dengan beberapa yang tampak serius--seperti kemungkinan memperkenalkan tombol edit—sementara yang lain tampak sangat aneh, seperti mengubah kantor pusat Twitter di San Francisco menjadi tempat penampungan tunawisma.

Tweet soal rencananya "mencaplok" perusahaan Coca-Cola tak bisa dipastikan sebagai bercanda atau serius mengingat sejarahnya bertindak atas pernyataan media sosialnya yang aneh. Namun, tweet-nya yang menyinggung kokain adalah anggukan pada sejarah penuh warna perusahaan minuman veteran itu dengan kokain.

Minuman ringan itu dinamai dengan merek dagang Coca-Cola dinamai karena dua bahan utamanya: daun coca dan kacang kola.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!