Rusia Terus Gempur Pasukan Terakhir Ukraina di Pabrik Baja Mariupol
Minggu, 24 April 2022 - 01:34 WIB
“Dua rudal menghantam fasilitas militer dan dua bangunan tempat tinggal di kota pelabuhan Laut Hitam Odesa, dan dua lainnya hancur,” kata Komando Udara Selatan Angkatan Bersenjata Ukraina. Sementara pembantu presiden Ukraina Andriy Yermak mengatakan, lima orang tewas dan 18 luka-luka.
Jumlah korban tewas tidak dapat diverifikasi secara independen. Serangan besar terakhir di atau dekat Odesa terjadi pada awal April lalu.
Baca: Citra Satelit Tunjukkan Situs Kuburan Massal Dekat Mariupol
“Satu-satunya tujuan serangan rudal Rusia di Odesa adalah teror,” tulis Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba di Twitter. Rusia sendiri membantah menargetkan warga sipil dalam "operasi militer khusus" yang dimulai pada 24 Februari.
Seorang jenderal Rusia, Rustam Minnekayev, mengatakan pada hari Jumat bahwa Moskow ingin menguasai seluruh Ukraina selatan, bukan hanya Donbas. Ukraina mengatakan komentar itu mengindikasikan Rusia memiliki tujuan yang lebih luas daripada tujuan yang dinyatakan untuk demiliterisasi dan "denazifikasi" negara itu.
Jumlah korban tewas tidak dapat diverifikasi secara independen. Serangan besar terakhir di atau dekat Odesa terjadi pada awal April lalu.
Baca: Citra Satelit Tunjukkan Situs Kuburan Massal Dekat Mariupol
“Satu-satunya tujuan serangan rudal Rusia di Odesa adalah teror,” tulis Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba di Twitter. Rusia sendiri membantah menargetkan warga sipil dalam "operasi militer khusus" yang dimulai pada 24 Februari.
Seorang jenderal Rusia, Rustam Minnekayev, mengatakan pada hari Jumat bahwa Moskow ingin menguasai seluruh Ukraina selatan, bukan hanya Donbas. Ukraina mengatakan komentar itu mengindikasikan Rusia memiliki tujuan yang lebih luas daripada tujuan yang dinyatakan untuk demiliterisasi dan "denazifikasi" negara itu.
Lihat Juga :