Terungkap! Mohammed bin Salman Omeli Penasihat Biden Gara-gara Ini
Kamis, 21 April 2022 - 12:12 WIB
"Ada ketegangan antara AS dan Saudi tetapi permintaan untuk pengakuan oleh Biden atas 'klaim [Bin Salman] untuk mewarisi takhta' tentu saja bukan salah satunya," tulis Shihabi di Twitter, seperti dikutip Middle East Monitor, Kamis (21/4/2022).
"[bin Salman] adalah penerus yang ditunjuk secara legal yang akan mewarisi takhta dan AS tidak memiliki masukan untuk itu."
Menurutnya, gagasan bahwa AS memiliki pengaruh pada suksesi di Arab Saudi adalah konyol.
Dia juga menolak klaim bahwa penggulingan pendahulu Mohammed bin Salman sebagai Putra Mahkota, Mohammed bin Nayef, yang dia akui adalah pilihan yang disukai Washington, memiliki relevansi.
Mohammed bin Nayef digantikan pada 2017 oleh Mohammed bin Salman selama apa yang oleh beberapa komentator digambarkan sebagai "kudeta lunak".
Dia ditempatkan di bawah tahanan rumah. Anggota Parlemen Barat dan kelompok HAM telah menyuarakan keprihatinan atas kesehatan dan keselamatannya.
"[bin Salman] adalah penerus yang ditunjuk secara legal yang akan mewarisi takhta dan AS tidak memiliki masukan untuk itu."
Menurutnya, gagasan bahwa AS memiliki pengaruh pada suksesi di Arab Saudi adalah konyol.
Dia juga menolak klaim bahwa penggulingan pendahulu Mohammed bin Salman sebagai Putra Mahkota, Mohammed bin Nayef, yang dia akui adalah pilihan yang disukai Washington, memiliki relevansi.
Mohammed bin Nayef digantikan pada 2017 oleh Mohammed bin Salman selama apa yang oleh beberapa komentator digambarkan sebagai "kudeta lunak".
Dia ditempatkan di bawah tahanan rumah. Anggota Parlemen Barat dan kelompok HAM telah menyuarakan keprihatinan atas kesehatan dan keselamatannya.
(min)
Lihat Juga :