Khawatir seperti Suriah, AS Didesak Kerahkan Tentara ke Ukraina

Senin, 18 April 2022 - 11:02 WIB
Berbicara di sebuah acara di Universitas Michigan, dia berpendapat bahwa jika keterlibatan militer langsung dikesampingkan, “kami mengundang tingkat eskalasi lain dalam kebrutalan oleh Putin.”

"Kami datang tepat menghadapi momen krisis rudal Kuba dalam hal konfrontasi langsung antara NATO, Amerika Serikat, Barat dan Rusia," paparnya.

Coons menambahkan bahwa otokrat di seluruh dunia–dari Korea Utara, Iran hingga China–mengamati dengan cermat tanggapan AS dan NATO terhadap konflik Rusia-Ukraina.

Dia juga menyebut krisis itu sebagai “momen 1939”, yang mengacu pada penaklukan awal Nazi Jerman di Eropa.

“Pada titik tertentu, kita harus menghadapi kenyataan bahwa Putin mungkin bersedia untuk meningkat melampaui kemauan kita untuk mengambil risiko,” kata Coons.

“Dan jika kita membiarkan Ukraina menjadi Suriah di Eropa Timur, saya pikir kita akan mengecewakan rakyat Ukraina dan momen ini dalam sejarah.”

Pemerintah Biden selama ini menolak mengerahkan tentara AS ke Ukraina karena itu berarti akan perang secara langsung dengan Rusia atau sama halnya dengan Perang Dunia III. Sedangkan Rusia memperingatkan bahwa Perang Dunia III, jika pecah, akan menjadi perang nuklir.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!