Ukraina Serang Tiga Desa di Rusia, Sejumlah Warga Terluka
Jum'at, 15 April 2022 - 10:44 WIB
Baca juga: Israel Sukses Tes Sistem Pertahanan Laser Pencegat Drone dan Rudal
Warga dievakuasi dan tidak ada korban luka yang dilaporkan.
Pihak berwenang di wilayah Bryansk, juga berbatasan dengan Ukraina, melaporkan dua serangan.
Dua helikopter Ukraina diduga meluncurkan roket di desa Klimovo, sekitar 40 km utara perbatasan, tak lama setelah tengah hari. Serangan itu melukai tujuh warga sipil, termasuk seorang anak.
Beberapa saat kemudian, mortir Ukraina tampaknya menembaki sekelompok 30 atau lebih pengungsi yang mencoba menyeberang ke Rusia di pos pemeriksaan di selatan Klimovo.
“Dua mobil sipil rusak, tetapi tidak ada yang terluka,” ungkap penjaga perbatasan Rusia.
Serangkaian serangan artileri dan udara terjadi setelah Kementerian Pertahanan Rusia memperingatkan Ukraina terhadap tindakan tersebut.
Mengangkat insiden sabotase dan serangan yang tidak ditentukan di dalam Rusia, juru bicara kementerian Mayor Jenderal Igor Konashenkov mengatakan, “Angkatan bersenjata Rusia akan menyerang pusat pengambilan keputusan, termasuk Kiev, sesuatu yang sejauh ini kami hindari, jika serangan berlanjut.”
Warga dievakuasi dan tidak ada korban luka yang dilaporkan.
Pihak berwenang di wilayah Bryansk, juga berbatasan dengan Ukraina, melaporkan dua serangan.
Dua helikopter Ukraina diduga meluncurkan roket di desa Klimovo, sekitar 40 km utara perbatasan, tak lama setelah tengah hari. Serangan itu melukai tujuh warga sipil, termasuk seorang anak.
Beberapa saat kemudian, mortir Ukraina tampaknya menembaki sekelompok 30 atau lebih pengungsi yang mencoba menyeberang ke Rusia di pos pemeriksaan di selatan Klimovo.
“Dua mobil sipil rusak, tetapi tidak ada yang terluka,” ungkap penjaga perbatasan Rusia.
Serangkaian serangan artileri dan udara terjadi setelah Kementerian Pertahanan Rusia memperingatkan Ukraina terhadap tindakan tersebut.
Mengangkat insiden sabotase dan serangan yang tidak ditentukan di dalam Rusia, juru bicara kementerian Mayor Jenderal Igor Konashenkov mengatakan, “Angkatan bersenjata Rusia akan menyerang pusat pengambilan keputusan, termasuk Kiev, sesuatu yang sejauh ini kami hindari, jika serangan berlanjut.”
Lihat Juga :