Komandan Tertinggi Neo-Nazi Tewas di Ukraina, Dihabisi Tim Pengintai Rusia

Selasa, 12 April 2022 - 13:05 WIB
Kemhan tidak mengungkapkan keadaan kematian Bobanich. Media sosial The Right Sector melaporkan dia dibunuh pada Jumat di dekat Izium, menyebutnya sebagai "nasionalis legendaris".

Baca juga: Kapal Tempur Rusia Tercanggih, Simbol Puncak Kekuatan Laut

Pria berusia 33 tahun, yang nama panggilannya "Hummer" itu berasal dari Ukraina barat.

Dia menjadi terkenal secara nasional selama protes massa dan kudeta bersenjata 2013-2014, di mana nasionalis Ukraina yang didukung Barat menjadi kekuatan tempur jalanan melawan penegakan hukum.

Kudeta berakhir dengan penggulingan presiden Ukraina yang terpilih secara demokratis dan pemberontakan di timur negara itu, yang coba ditumpas oleh otoritas baru di Kiev dengan kekuatan militer.

Kaum nasionalis membentuk apa yang disebut "batalyon sukarelawan" untuk berpartisipasi dalam pertempuran.

Menurut Rusia, Bobanich secara pribadi memerintahkan penembakan artileri sembarangan di kota-kota di Ukraina timur selama permusuhan, yang diduga mengakibatkan ratusan kematian warga sipil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!