Perang Ukraina Dorong Jerman Perkuat Infrastruktur Bunker
Sabtu, 09 April 2022 - 20:55 WIB
Baca: Turki Masih Berharap Jadi Tuan Rumah Pembicaraan Rusia-Ukraina
"Tapi sejauh menyangkut cakupan nasional, kami bahkan tidak dekat," tambah Faeser. “Negara ini juga akan membangun stok krisis dengan persediaan termasuk peralatan medis, pakaian pelindung, masker atau obat-obatan,” lanjutnya.
Invasi Rusia ke Ukraina telah membuka mata dunia dan juga Eropa, bahwa perang di masa modern ini masih sangat mungkin terjadi. Dan, masih sama seperti Perang Dunia II lalu di tanah Eropa, tempat persembunyian bawah tanah atau bunker masih tetap menjadi pilihan utama bagi warga sipil untuk berlindung dari hujan bom.
Itu pula yang terjadi di Ukraina. Di sejumlah kota Ukraina yang menjadi sasara tembak artileri Rusia, warga sipil memilih untuk berlindung di stasiun kereta bawah tanah. Meski kondisi di stasiun kereta bawah tanah kurang memadai untuk tempat tinggal, namun keselamatan menjadi yang utama bagi warga Ukraina.
"Tapi sejauh menyangkut cakupan nasional, kami bahkan tidak dekat," tambah Faeser. “Negara ini juga akan membangun stok krisis dengan persediaan termasuk peralatan medis, pakaian pelindung, masker atau obat-obatan,” lanjutnya.
Invasi Rusia ke Ukraina telah membuka mata dunia dan juga Eropa, bahwa perang di masa modern ini masih sangat mungkin terjadi. Dan, masih sama seperti Perang Dunia II lalu di tanah Eropa, tempat persembunyian bawah tanah atau bunker masih tetap menjadi pilihan utama bagi warga sipil untuk berlindung dari hujan bom.
Itu pula yang terjadi di Ukraina. Di sejumlah kota Ukraina yang menjadi sasara tembak artileri Rusia, warga sipil memilih untuk berlindung di stasiun kereta bawah tanah. Meski kondisi di stasiun kereta bawah tanah kurang memadai untuk tempat tinggal, namun keselamatan menjadi yang utama bagi warga Ukraina.
(esn)
Lihat Juga :